3 Langkah Penting Menciptakan Suasana Kerja Yang Juara

Macro Photography of Mario and Luigi Plastic Toy

Pic Source : www.pexels.com

Semangat Pagi para pembaca ManajamenSDM.net

Hari ini kita akan membahas topik mengenai cara menciptakan suasana kerja yang nyaman.

Hal ini penting untuk meningkatkan loyalitas dan produktifitas karyawan.

Sembari menikmati uniknya rasa dan tekstur Chewy Soes dari Belah Doeren, mari kita pelajari artikel hari ini.

Beberapa waktu yang lalu, dirayakan May Day tanggal 01 Mei.

May Day merupakan Hari Buruh International yang dirayakan oleh seluruh Buruh sedunia.

Di Indonesia, May Day dijadikan sebagai hari libur nasional.

Melihat perayaan May Day kemarin, mayoritas Pekerja merayakannya dengan cara melakukan demo turun kejalan. Meski banyak juga yang merayakannya dengan berdoa bersama, aksi teatrikal dan lain-lain.

Tuntutan Serikat Pekerja May Day biasanya adalah HOSTUM, yang merupakan singkatan dari Hapus OutSourcing & pemagangan, Tolak Upah Murah.

Munculnya tuntutan hapus Pemagangan baru muncul tahun ini. Hal ini sudah kami prediksikan sebelumnya di artikel Tantangan Ketenagakerjaan Di Tahun 2017. Cek artikelnya disini.

Lantas apa hubungannya May Day dengan artikel hari ini yang membahas suasana kerja (work climate)?

Tentu sangat berkaitan.

Banyaknya tuntutan atau permintaan pekerja dalam May Day (dan dalam kesempatan lain) tentu menunjukan adanya ketidakpuasan dengan apa yang pekerja terima saat ini.

Ketidakpuasan ini yang memungkinkan untuk menjadi ketidaknyamanan di kantor dan berujung pada produktifitas yang menurun.

Sebagai praktisi HR, tentu kita harus melihat problema ini dalam sisi yang lain, bukan sisi yang hanya menyalahkan pekerja saja.

Riset dari Dr. Denis dan kawan-kawan antara tahun 2001 – 2004 mendapatkan adanya korelasi yang sangat kuat antara suasana kerja (work climate) dengan tingkat stress, tingkat absesnsi, komitmen dan partisipasi pekerja terhadap perusahaan.

Penelitian lain oleh Hart, Griffin et al, (1996), menemukan bahwa suasana kerja berperan terhadap 16% dari penyebab cuti karena sakit dan 10% dari alasan pekerja yang mengundurkan diri dan berpindah ke perusahaan lain.

Jika demikian, trus bagaimana menciptakan dan membangun suasana kerja / iklim kerja (work climate) yang baik?

Berikut ini saya jelaskan 3 Langkah Penting Dalam Membangun Suasana Kerja Yang Juara, cekidot :

#1 : TRUST. Membangun Sikap Saling Percaya

Rasa saling percaya merupakan kunci utama dari membangun suasana kerja yang juara.

Sikap saling percaya antara Pengusaha dan Pekerja menumbuhkan satu kondisi yang optimal.

Engagement akan makin tinggi, dan produktfitas akan makin baik.

Baca artikel tentang hubungan engagement dan produktifitas disini.

Membangun sikap saling percaya memang butuh proses yang cukup panjang, namun hasilnya akan anda nikmati lebih dahsyat.

Sikap saling percaya ini merupakan kunci dalam hubungan atasan bawahan.

#2 : COMMUNICATION. Berkomunikasi Dengan Positif dan Terbuka

Untuk mewujudkan sikap saling percaya (trust), kita terlebih dahulu harus membiasakan diri untuk berkomunikasi dengan cara yang positif dan dengan keterbukaan.

Berkomunikasi bukan berarti kita terus yang berbicara, akan tetapi buat kebiasaan untuk saling mendengar.

Menjadi pendengar yang baik, terbukti efektif untuk membangun komunikasi yang positif.

#3 : APPRECIATE. Memberikan Penghargaan dan Apresiasi

Karyawan kita tentu saja manusia biasa yang juga butuh dihargai.

Berilah apresiasi-apreasiasi terhadap pencapaian yang telah dilakukan oleh karyawan.

Apresiasi kecil seperti menanyakan kabar, menepuk pundak atau membelikan sepotong coklat SilverQueen kepada karyawan kita akan membangun kepercayaan diri dan semangatnya.

Apalagi jika karyawan tersebut melakukan suatu prestasi yang gemilang. Jangan segan-segan untuk memberikan penghargaan lebih.

Demikianlah 3 langkah penting menciptakan suasana kerja yang juara. Semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *