Apa Bedanya UMP, UMK, UMSP dan UMSK?

UMP UMK UMSP dan UMSK

UMP UMK UMSP dan UMSK

UMP UMK UMSP dan UMSK

Semangat pagi para pembaca setia ManajemenSDM.net

Dalam dunia ketengakerjaan, akhir tahun selalu diwarnai dengan penetapan upah.

Khususnya upah minumum.

Artikel kali ini akan membahas perbedaan istilah UMP UMK UMSP dan UMSK.

Sembari menikmati udara segar khas ciater di Gracia Resort & Spa, mari kita telaah artikel hari ini

Seperti biasa, dibulan November dan Desember setiap tahunnya, ramai membahas dan menanti mengenai penetapan upah minimum.

Nah kadang kita sebagai praktisi HR suka bingung sendiri dengan istilah upah minimum.

Ada yang namanya UMP, ada UMK, ada UMSP dan adapula UMSK.

Sebenarnya makhluk apa sih mereka ini?

Biar lebih jelas, mari kita bahas bersama, pengertian dari masing-masing istilah tersebut dan penggunaannya. cekidot.

Baca : Kelirumologi dalam Dunia HR

#1 : Pengertian UMP, UMK, UMSP dan UMSK

Sejatinya semua ini adalah upah minimum yang ditetapkan oleh pemerintahan setempat.

Bedanya adalah area berlakunya upah minimum tersebut.

Ada yang areanya adalah provinsi (UMP dan UMSP)

Ada yang areanya adalah Kabupaten / Kota (UMK dan UMSK)

Perbedaan lainnya ada di kekhususannya.

Ada yang khusus sektor industri tertentu (UMSP dan UMSK)

Ada yang umum untuk semua industri (UMK dan UMP)

Untuk definisinya sendiri, kurang lebih seperti ini :

UMP :

Upah Minimum Provinsi.

Yakni upah minimum yang berlaku di satu provinsi tertentu, yang berlaku umum untuk semua industri.

UMSP :

Upah Minimum Sektoral Provinsi.

Yakni upah minimum yang berlaku di satu provinsi tertentu, yang berlaku khusus untuk sektor industri tertentu

UMK :

Upah Minimum Kota/Kabupaten.

Yakni upah minimum yang berlaku di satu kota/kabupaten tertentu, yang berlaku umum untuk semua industri.

UMSK :

Upah Minimum Sektoral Kota/Kabupaten.

Yakni upah minimum yang berlaku di satu kota/kabupaten tertentu, yang berlaku khusus untuk sektor industri tertentu

#2 : Penggunaan UMP, UMK, UMSP dan UMSK

Untuk penggunaannya dilihat mana yang lebih khusus.

Artinya yang lebih khusus lebih digunakan ketimbang yang lebih umum.

Kira kira urutannya seperti ini

UMP – UMSP – UMK – UMSK

UMP adalah yang paling umum.

UMSK adalah yang paling khusus.

Jika ada UMP dan UMK, maka yang digunakan adalah UMK

JIka ada UMK dan UMSK, maka yang digunakan adalah UMSK (jika perusahaan masuk sektor industri khusus).

Jika ada UMP dan UMSK, maka yang digunakan adalah UMSK (jika perusahaan masuk sektor industri khusus).

Jika ada UMP dan UMSP, maka yang digunakan adalah UMSP (jika perusahaan masuk sektor industri khusus).

— Baca : Kumpulan SOP, Form, dan Contoh Surat HRD, download disini

Demikian artikel hari ini, semoga bermanfaat untuk kita semua.

Salam HR

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

disclaimer : semua yang tertulis disini adalah opini pribadi penulis


Untuk Pertanyaan dan diskusi silakan tulis di komentar atau silakan menghubungi :

Email : admin@manajemensdm.net

Official WA  : 08986904732 (Whatsapp Only)

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *