5 Kesalahan Dalam Membuat CV

5 Kesalahan Dalam Membuat CV

5 Kesalahan Dalam Membuat CV

5 Kesalahan Dalam Membuat CV

Semangat pagi para pembaca setia ManajemenSDM.net

Jika biasanya saya sharing mengenai ilmu tentang HR. Kali ini saya akan berbagi ilmu bagi karyawan.

Barangkali artikel ini juga bermanfaat bagi Praktisi HR, yang akan ikut aktifitas “bursa transfer pemain”.

Toh seorang HR juga seorang karyawan juga kan.

Artikel hari ini mengupas 5 Kesalahan dalam membuat CV.

Mengapa CV itu penting dalam mendapatkan pekerjaan?

Apakah anda pernah mengalami sudah mengirimkan lamaran dan CV ke beberapa Perusahaan namun tidak ada panggilan?

Jika iya, mungkin saja anda melakukan beberapa kesalahan fatal dalam penulisan CV anda.

Sayangnya, seringkali pelamar kerja melakukan kesalahan dalam membuat CV.

Akibatnya ya biasanya tidak ada panggilan kepada pelamar kerja tersebut.

Apakah Anda mengalami nasib yang sama? Jangan khawatir.

Di artikel ini saya akan menginformasikan 5 Kesalahan Dalam Membuat CV, lengkap dengan cara memperbaikinya. Mari kita mulai.

# Kesalahan 01 : CV Terlalu Panjang

Kesalahan pertama adalah membuat CV yang terlalu panjang. Yang dimaksud panjang di sini adalah lebih dari 2 lembar. Bahkan ada yang 5 lembar.

Hal ini tentu saja tidak baik untuk CV Anda. Karena CV yang terlalu panjang  seringkali tidak dibaca oleh tim rekrutmen.

Alasannya, mereka tidak punya waktu untuk membaca detail satu per satu CV kandidat karyawan.

Bayangkan jika ada 100 pelamar yang mengirimkan CV dengan panjang masing-masing 3 halaman atau bahkan 5 halaman. Butuh waktu sangat lama untuk membacanya satu per satu.

Solusinya, buatlah CV yang lebih ringkas namun menggambarkan kelebihan-kelebihan Anda.

Saran saya, berdasarkan pengalaman saya di HR, cukup buat CV maksimal 2 lembar saja.

Lembar pertama berisi ringkasan semua informasi utama yang ingin Anda tonjolkan. Ini adalah informasi yang berkaitan langsung dengan posisi yang Anda lamar.

Sementara itu, lembar kedua berisi informasi-informasi tambahan yang dapat mendukung informasi utama di halaman depan.

# Kesalahan 02 : Tidak Dimulai dengan Kelebihan

Kesalahan berikutnya yang umum diltulis di CV adalah tidak dimulai dengan menginformasikan kelebihan.

Ini jelas salah karena rekruter hanya memiliki waktu yang tidak banyak untuk membaca CV Anda.

Jika diawali dengan hal-hal yang kurang penting, maka Anda kehilangan kesempatan untuk memberikan kesan awal yang menarik bagi rekruter.

Bayangkan ini.

Jika Anda pertama kali melihat suatu produk, Anda akan secara naluriah mencari keunggulan dari produk tersebut, bukan?

Mencari sesuatu yang berbeda, differentiator. Nah, begitu pula rekruiter ketika melihat CV Anda.

Lantas, bagaimana memperbaikinya?

Sederhana, Anda cukup memulai CV Anda dengan keunggulan-keunggulan Anda. Keunggulan-keunggulan yang relevan dengan posisi yang Anda lamar.

Tulislah beberapa kalimat di awal CV Anda yang merupakan ringkasan dari pengalaman dan pencapaian Anda.

Ringkasan dari keunggulan Anda, yang tentu saja sesuai dengan lowongan yang Anda lamar.

Misalnya, saya adalah seorang yang berpengalaman pada bidang pemasaran, khususnya mengenai pemasaran online.

Jika Anda memulainya seperti itu, tim rekrutment akan langsung tertarik melihat kehebatan Anda.

Dari situ mereka akan melihat lebih detail untuk meyakinkan ringkasan yang Anda buat.

# Kesalahan 03 : Memasukkan Semua Informasi yang Tidak Relevan

Seperti yang saya sebutkan di atas, seringkali karena terlalu bersemangat ingin menceritakan diri Anda, Anda memasukkan berbagai informasi tidak relevan.

Misalnya, riwayat pendidikan Anda (TK, SD, SMP, dan SMA).

Kawan, hal ini tidak penting bagi tim rekrutmen. Yang ingin dilihat oleh mereka adalah:

  • Karakter dan Kepribadian Anda
  • Kompetensi Anda
  • Pengalaman Anda
  • Pencapaian Anda

Jadi, untuk menghindari CV Anda tidak dibaca oleh HRD, masukkanlah informasi yang sangat relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar di CV Anda.

Caranya adalah:

  • Tulis pencapaian yang pernah Anda lakukan di perusahaan sebelumnya (jika berpengalaman)
  • Tulis kompetensi utama Anda yang berkaitan dengan posisi yang Anda lamar

# Kesalahan 04 : Menuliskan Pengalaman Kerja dari Tahun Pertama Kali Bekerja

Memang benar membuat catatan historis tentang pencapaian Anda itu sangat penting, dan memang harus dituliskan.

Namun, kesalahannya adalah menuliskan pengalaman kerja dari yang awal. Kenapa ini salah?

Karena tim rekrutmen ingin merekrut Anda sebagai karyawannya berdasarkan pengalaman terakhir Anda. Bukan pengalaman pertama Anda.

Pengalaman terakhir inilah yang menjadi rujukan bagi tim rekrutmen untuk merekrut Anda.

Untuk itu, dalam membuat CV urutkanlah pengalaman kerja Anda dari yang terakhir ke yang awal.

Contohnya sebagai berikut:

No Perusahaan Posisi Tahun
1 PT Maju Tak Gentar Senior Staff HR 2012-2017
2 PT Selalu Sejahtera Staff HR 2007-2012
3 PT Aman Barokah Admin HR 2005-2007

# Kesalahan 05 : Tidak Menampilkan Hasil Konkrit Pekerjaannya

Dalam menceritakan pengalaman kerja, umumnya pelamar menuliskan hal-hal yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.

Dengan kata lain, mereka menuliskan daftar aktivitas yang telah dilakukan pada pekerjaan-pekerjaan sebelumnya.

Contohnya seperti ini:

  • Bertanggung jawab terhadap penjualan produk
  • Membuat laporan keuangan
  • Menjadi bagian dari tim HRBP
  • Memastikan jalannya produksi

Hal di atas benar, namun sulit untuk melihat kualitas pelamar. Kenapa ini termasuk kesalahan dalam membuat CV?

Karena bagi tim rekrutmen, yang utama ingin dilihat adalah hasil karya Anda. Hasil dari pekerjaan Anda. Bukan sekadar job desc pekerjaan Anda.

Lantas, bagaimana sebaiknya?

Jawabannya, Anda harus menuliskan hasil dari pekerjaan atau karya Anda.

Contohnya di bawah ini:

  1. Berhasil meningkatkan penjualan tahunan dari Rp 300 miliar menjadi Rp 420 miliar
  2. Sukses menurunkan annual turn over rate karyawan dari 18% menjadi 12%
  3. Berhasil menurunkan komplain pelanggan dari 1.200 per tahun menjadi 450
  4. Berhasil menurunkan waktu pembuatan laporan bulanan dari 7 hari menjadi 3 hari

Penulisan hasil seperti contoh di atas akan lebih mampu menarik perhatian dari tim rekrutmen.

—- Baca : Kumpulan Dokumen Penting Untuk Praktisi HR

Bagaimana, apakah anda sering melakukan kesalahan seperti 5 Kesalahan Dalam Membuat CV di atas?

Jika iya, segera perbaiki CV anda.

Karena CV anda adalah representasi diri anda sendiri.

Semoga membantu anda untuk mendapatkan karir impian anda.

Demikianlah sedikit sharing dari saya, semoga bermanfaat untuk anda.

Salam HR

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

disclaimer : semua yang tertulis disini adalah opini pribadi penulis


untuk Konsultasi silakan menghubungi :

Email : admin@manajemensdm.net

Official WA  : 08986904732 (Whatsapp Only)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *