3 Tips Penting Hadapi Pengawas Disnaker

Tips Hadapi Pengawas Disnaker

Tips Hadapi Pengawas Disnaker

Tips Hadapi Pengawas Disnaker

Semangat pagi para pembaca setia ManajemenSDM.net

Hari ini saya ingin berbagi Tips & Trik Menghadapi Pengawasan Ketenagakerjaan.

Sembari menikmati kopi hitam di pagi hari, mari disimak artikel berikut ini.

Pengawasan Ketenagakerjaan sering kali menjadi “momok” yang cukup menyeramkan bagi beberapa Perusahaan di Indonesia.

Tetapi konotasi tersebut akan berubah jika kita mengetahui Tips & Trik menghadapi proses pengawasan ketenagakerjaan tersebut.

Tentunya dengan cara-cara yang tidak melanggar hukum (legal).

Indonesia adalah Negara Hukum, Sebagaimana ketentuan Pasal 1 ayat 3 UUD 1945

Ciri-ciri Negara Hukum menurut Aristoteles :

Negara hukum ialah negara yang berdiri atas hukum yang menjamin keadilan bagi seluruh warga negaranya”.

Oleh sebab itu proses pengawasan ketenagakerjaan di perusahaan tentunya harus berdasarkan ketentuan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia.

Dasar hukum dari Pengawas Ketenagakerjaan adalah Pasal 176 s/d 181 Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Dengan tujuan untuk memastikan dilaksanakanya norma ketenagakerjaan di perusahaan, sehingga dalam pelaksanaanya tidak boleh ada kesewenang-wenangan.

Selain kewenangan yang telah dijelaskan pada Undang-Undang No. 13 tahun 2003, kewenangan pegawai Pengawas Ketenagakerjaan juga diatur pada Pasal 3 Permenaker 33 tahun 2016 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaan, yaitu :

  1. Menjamin penegakan hukum ketenagakerjaan;
  2. Memberikan penerangan dan penasihat teknis kepada pengusaha dan pekerja mengenai hal-hal yang dapat menjamin efektifitas pelaksanaan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan;
  3. Mengumpulkan bahan keterangan mengenai hubungan kerja dan keadaan ketenagakerjaan dalam arti yang seluas-luasnya sebagai bahan penyusunan dan penyempurnaan perundang-undangan ketenagakerjaan.

Lantas bagaimana Tipsnya dalam menghadapi Pengawas Disnaker?

Berikut Tips Penting Hadapi Pengawas Disnaker. Cekidot :

# 01 : Pastikan yang datang adalah Petugas Pengawas Ketenagakerjaan yang berwenang.

Yes, tips pertama pastikan ini Petugas Pengawas asli, bukan petugas palsu atau mengaku-aku petugas pengawas ketenagakerjaan.

Bagaimana mengeceknya? berikut control check point yang perlu diperhatikan :

  • Surat tugas dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi/ Dinas Tenaga Kerja/ Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (nomenklaturnya berbeda);
  • Pastikan yang datang adalah Petugas Pengawas Ketenagakerjaan bukan Mediator atau Pegawai Ketenagakerjaan yang tidak memiliki kewenangan melakukan pengawasan;
  • Pastikan Dinasnya adalah Dinas Propinsi/ Bukan Dinas Kabupaten atau Kota (Daerah Tingkat II), karena Pengawas Ketenagakerjaan saat ini berkedudukan di Disnaker Provinsi.

# 02 : Pastikan surat tugas pengawas masih berlaku

Selanjutnya cek dan lihat tanggal surat tugas, pastikan tidak kadaluarsa.

Kalau dia melewati tanggal tugas maka tidak perlu dilayani sampai dengan yang bersangkutan memperbarui Surat Tugas yang masih berlaku.

— Baca juga : SOP HR Lengkap, download disini

# 03 : Pastikan apa yang diperiksa adalah kewenangannya

Hal ini perlu dipastikan, agar tidak memeriksa yang bukan menjadi kewenangan.

Bagaimana mengeceknya? berikut control check point yang perlu diperhatikan :

  • Pastikan ada norma ketenagakerjaan yang harus dipenuhi atau tidak boleh dilanggar oleh Perusahaan;
  • Mintakan dasar hukum, dari setiap item-item yang ingin diperiksa oleh Pengawas ketenagakerjaan;
  • Mintakan dasar pemberian retribusi apabila pegawai pengawas tersebut meminta uang administrasi untuk pembuatan dokumen seperti: Wajib lapor tenaga kerja, Wajib lapor fasilitas kerja dan dokumen ketenagakerjaan lainya)

Demikian Tips Jitu Hadapi Pengawas Disnaker yang dapat kami berikan kepada para pembaca setia ManajemenSDM.net.

Tips dan Trik yang kami berikan bukan bermaksud mengajarkan pembaca untuk melanggar aturan hukum yang berlaku.

Tetapi Tips dan Trik yang kami berikan tersebut bertujuan untuk menghindari perusahaan dari kesewenang-wenangan para oknum yang tidak bertanggungjawab.

Artikel renyah ini ditulis oleh Yanuar Aditya Putra, S.H., CIRP dan James Carlos Sinaga,

YANUAR ADITIYA PUTRA, S.H., CIRP,

Yanuar Aditya Putra, S.H., CIRP, adalah seorang praktisi IR dan Advokat.

Beliau merupakan alumni dari Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman dan memiliki sertifikat Advokat Peradi dan CIRP APINDO.

Yanuar Aditya Putra telah berkontribusi sebagai Legal Corporate dan Industrial Relation di berbagai perusahaan di Indonesia, mulai dari perusahaan pertambangan, manufaktur, retail hingga perusahaan pembiayaan.

Anda dapat menghubungi beliau melalui alamat email : [email protected] atau melalui Linkedin DISINI

JAMES CARLOS SINAGA

James Carlos Sinaga, adalah seorang praktisi IR, Hukum Perusahaan dan anggota PERADI.

Beliau merupakan alumni dari Sekolah Tinggi Hukum Bandung dan memiliki sertifikat Advokat Peradi dan Sertifikat Wawancara Investigasi Fraud dari HRW&P.

James Carlos Sinaga telah berkontribusi sebagai Legal Corporate dan Industrial Relation di berbagai perusahaan di Indonesia, mulai dari perusahaan Asuransi, Rental, Alih daya, Lelang, Logistik hingga ritel.

Anda dapat menghubungi beliau melalui Linkedin DISINI

Ingin dapatkan Ebook HR GRATIS dan Update Artikel Terbaru ManajemenSDM.Net?

Isi Formnya DISINI

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

disclaimer : semua yang tertulis disini adalah opini pribadi penulis


Untuk Pertanyaan dan diskusi silakan tulis di komentar atau silakan menghubungi :

Official WA  : 08986904732 (Whatsapp Only)

Email : [email protected]

ManajemenSDM.net – Portal Terbaik Belajar Ilmu Manajemen SDM (HR) di Indonesia

This image has an empty alt attribute; its file name is Supported-By-MSDM-logo-4.jpg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *