10 Kompetensi (Soft Skill) Yang Harus Dimiliki Seorang Leader

Free stock photo of man, person, sitting, boss

Semangat Pagi para pembaca setia ManajemenSDM.net

Pagi ini, saya ingin membahas 10 Kompetensi (soft skill) yang perlu dimiliki oleh seorang leader.

Mari kita telaah bersama artikel hari ini, Cekidot.

Kompetensi merupakan kombinasi antara ketrampilan (skill), atribut personal, dan pengetahuan (knowledge) yang tercermin melalui perilaku kinerja (job behavior) yang dapat diamati, diukur dan dievaluasi.

Kompetensi merupakan faktor penentu keberhasilan kinerja.

Kompetensi terbagi dua, yakni soft competency dan hard competency.

Kompetensi Teknis/Fungsional (hard competency) adalah enis kompetensi yang berkaitan dengan kemampuan fungsional pekerjaan. Berkaitan dengan seluk beluk teknis yang berkaitan dengan pekerjaan yang ditekuni.

Misal : electrical engineering, accounting skills, marketing research, dll.

Kompetensi Manajerial (soft competency) adalah jenis kompetensi yang berkaitan dengan kemampuan untuk mengelola pekerjaan dan membangun interaksi dengan orang lain.

Misal : problem solving, leadership, communication, dll

Seorang leader memiliki peran krusial untuk memimpin timnya dan dituntut memiliki kompetensi yang mumpuni. Kompetensi tersebut baik hard skill maupun soft skill.

Leader dalam satu perusahaan tidak melulu seorang Manager, akan tetapi juga termasuk Group Leader, Supervisor, Section Head, Superintendent dan lainnya yang jelas memiliki anak buah.

Berikut saya jabarkan 10 Kompetensi (soft skill) yang wajib dimiliki oleh seorang Leader :

#1 : Inisiatif

Kecakapan untuk menjalankan inisiatif perbaikan mutu kerja tanpa harus diperintah; bersikap proaktif dan memiliki self-motivation yang tinggi untuk menuntaskan pekerjaan; serta cakap dalam mengajukan usulan/masukan untuk peningkatan mutu kerja.

#2 : Leadership

Kecakapan untuk menetapkan dan mengkomunikasikan sasaran kerja tim, mengelola dan membagi sumber daya tim secara efektif; serta melakukan monitoring dan arahan agar sasaran kinerja tim dapat tercapai secara optimal. Cakap dalam memberikan motivasi dan membina kemampuan anggota tim menuju level kompetensi yang makin unggul.

#3 : Orientasi pada Kualitas Kerja Prima

Kecakapan untuk mengerjakan tugas dengan tuntas, tepat waktu dan dengan mutu hasil pekerjaan yang prima atau sesuai, bahkan diatas standar mutu yang telah ditetapkan.

#4 : Kemampuan Memecahkan Masalah

Kecakapan untuk menganalisa masalah, mengidentifikasi sumber penyebab masalah dan hubungan antar berbagai faktor masalah; dan kemudian merumuskan alternatif solusi yang relevan dan aplicable.

#5 : Perencanaan Kerja

Kecakapan untuk menyusun perencanaan kerja secara sistematis dan terjadwal dengan baik; melakukan alokasi sumber daya berdasarkan hasil perencanaan; serta melakukan monitoring untuk memastikan rencana kerja dapat berjalan dengan efektif.

#6 : Kerjasama

Kecakapan untuk melakukan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak yang terkait; merumuskan tujuan bersama dan berbagi tugas untuk mencapai sasaran kerja yang telah ditetapkan; serta saling menghargai pendapat dan masukan guna peningkatan kinerja tim.

#7 : Negotiation Skills

Kecakapan untuk merumuskan dan mengkomunikasikan tawaran kebutuhan perusahaan kepada mitra negosiasi; melakukan persuasi disertai dengan data dan argumen yang solid agar kepentingan perusahaan dapat dipenuhi oleh mitra negosiasi; serta mampu membangun hubungan bisnis yang win-win.

#8 : Learning Skills

Kecakapan untuk melakukan proses pembelajaran aktif – baik secara mandiri ataupun berkelompok; menunjukkan minat yang memadai untuk terus mengembangkan ketrampilan diri; dan proaktif dalam melakukan sharing knowledge diantara sesama karyawan.

#9 : Mentoring and Developing Others

Kecakapan untuk merumuskan agenda pengembangan untuk para anggota (anak buah); melakukan pembinaan dan monitoring untuk melihat peningkatan ketrampilan anggota; dan mampu memberikan masukan/saran yang konstruktif untuk pengembangan kompetensi anggota.

#10 : Communication Skills

Kecakapan untuk mengutarakan pikirannya (baik secara lisan ataupu tertulis) dalam bahasa yang sistematis, jelas dan mudah dipahami oleh mitra bicara. Mampu menerima dan merespon pembicaraan dari pihak lain dengan baik.

10 kompetensi (soft skill) di atas, dapat anda jadikan kamus kompetensi.

Dan selanjutnya bisa menjadi bagian dari matriks kompetensi (soft skill) untuk menilai kompetensi leader-leader di tempat anda.

Insya Allah di artikel selanjutnya saya akan bantu menjelaskan bagaimana membuat kamus kompetensi hingga matriks kompetensi.

Silakan subscriber blog ini agar anda tidak ketinggalan infor artikel terbaru

Demikian artikel hari ini semoga bermanfaat.

Salam HR

                 Image result for lazada indonesia logo

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *